Friday, November 16, 2012

Zara Kadeloskop Foto

ZARA dari MASA KE MASA
1987 - 2012












Cerita Dalam Keheningan


SAMSARA


Menentukan Hati


Cinta Maya


Prahara Asmara 1 dan 2


Loe Gue End! - self published - VINZA INC publishing founder















Hotel Room
SUPERWOMEN's Letter of FRIENDSHIP


Friendship is a Priceless Gift


Friendship is a Priceless Gift
It cannot be bought or sold
But it value is far greater
Than a mountain made of Gold.
For Gold is cold and lifeless
it can neither see nor hear
and in the time of trouble
It is powerless to cheer
It has no ears to listen
nor heart to understand
It cannot bring you comfort
or reach out a helping hand
So when you ask God for a Gift
be thankful if He sends...
not diamond, pearls, or riches
but the love of Real True Friend
~Helen Steiner Rice~


We meet by a chance that we could not find it nor buy it (how rich we are...true friend and true friendship could not be bought) and turn into a friend. God has His own plans when He introduces someone turn into our life. He may send someone just for a short period or longer period, or forever. And now is our destiny keeps us close each others making our friendship grow more with the passing time. Why I call it's our destiny?? coz if our destiny says that we could not be a friend nor if the destiny says that our friendship is no longer there, even if there are so hard efforts to keep it alive-it could not work, coz He already plan it for us.

However, it does not mean bad if He send friends only for a short time period. Nothing is negative in His plan. We have to think it deeply to understand on His plan. It is not easy to find and to understand. But just believe that time will tell us the truth and the meaning of all those.

None of us can say nor claim that we are an Angel for others. Even if so, we say that to the new people and hope with that 'word' we can be their friend, i don’t believe it could works. That is not a 'magic word' in this Universe nowadays. None of us can do this!!!. Only God can do it. It will be wise, if we do not say or assume that he or she claims themselves to be our Angel just to attract our attention to become their friend. This is totally wrong perception. None of us have Rights to do this.

Friendship is a choice, it is free from hatred, it's a freedom for us to decide based on our destiny and our understanding of God's plans, it is not coercion. No one can enforce a friendship.


I would like to say:

“Walk with me when your heart needs accompany and trust me, take my hand when you feel alone-even if nothing I can do for you, turn to me when you need someone to learn and share together with.....nothing I can promise to you except I always be with you in all your sadness time instead your happily time"

For me: Real and True Friendship is a rare relationship in this Universe nowadays. That the Treasure given by God more than diamond nor pearl that need to be flushed every time, everywhere to keep it alive and shining along with the Sun shinning which never forget to come into our life every morning till afternoon and shining along with the Moon which will replace the Sun in enlightening our night to be more brightly.

~Please bear in mind that I have no rights to claim myself as an 'Angel' in someone life~

~Respect people who find time for us in their busy life and schedule, BUT Love people who never look at their schedule and time when we need them...that is the Real and True Friendship~


ps note: dedicate this notes to my real and true friend who always be with me in my insomnia time:) every night....love you buddy-love u my sister, thanks for your value time and true friendship:)


Pengirim : @ivanna_ve




Hotel Room
MOTIVANITA
Motivasi Wanita



Bukan latah mau jadi motivator ya, sekedar menulis untuk memberi motivasi dan insiprasi bagi sesama kaum wanita. Kaum pria juga bisa menjadikan ini insiprasi untuk wanita-wanita yang dicintainya :) Ibu kekasih istri ataupun anak perempuannya ...

Saya lahir di indonesia namun menghabiskan lebih dari 15 tahun hidup saya (dari 43 tahun usia) di negara lain, khususnya negara yang (dianggap) lebih maju daripada Indonesia. Sekembalinya saya ke tanah air tahun 2010 saya kok rasanya tidak melihat kemajuan yang siginfikan dalam kemajuan perempuan Indonesia ya? Yang saya lihat hanya makin maraknya butik butik brand name, mall-mall, salon2 dan hal hal konsumtif lainnya. Yang mana hal itu ada baiknya juga, menandakan perekonomian kita maju. Tapi kemajuan pereknomian jika tidak diikuti dengan kemajuan karakter bangsa bisa bisa akan menjadi time bomb (bom waktu).

Maksudnya begini : kemajuan ekonomi/teknologi mendorong masyarakat menjadi lebih konsumtif. Apabila peningkatan pendapatan tidak setara maka masyarakat menjadi konsumtif membabi buta. Lebih besar pasak daripada tiang. Lebih besar gengsi dan nafsu daripada pendapatan. Dan dengan tingkat pendidikan yang rendah bisa terjebak untuk memenuhi kebutuhan tertier daripada kebutuhan primer dan sekundernya.

Contoh sederhananya : Ada orang yang rumah aja belum punya, hidup masih nge kos (kos lho ya bukan ngontrak rumah) tapi mobilnya sudah BMW. gadget elektorniknya komplit dari BB Iphone Ipad hingga tablet. Kartu Kreditnya juga banyak sekali. Pengeluaran nya untuk semua itu sebetulnya (alangkah bijaksana) bisa digunakan untuk mencicil rumah. Karena rumah termasuk sandang pangan papan (kebutuhan primer).

Ada lagi yang pengeluarannya untuk kebutuhan sandang berlebihan. Memang sandang (pakaian) adalah kebutuhan primer tapi bukan berarti harus menghabiskan separuh gaji untuk beli pakaian kan ? :) Belum lagi bicara kebutuhan Pangan. Lihat saja menjamurnya resto resto saat ini. Pangan memang kebutuhan primer juga tapi akhirnya menjurus menjadi hedonisme dibidang pangan alias makan berlebihan alias BOROS.

Waktu kecil dulu saya ingat betul bagaimana mama berusaha sehemat mungkin menggunakan uang yang dihasilkan almarhum papa. Kami jarang makan diluar paling kalau ada acara khusus misalnya ulang tahun atau kenaikan kelas. Berbelanjapun walau sudah ada supermarket, tetap ke pasar tradisional karena lebih murah. Untuk hiburan juga ada aturannya. Nonton bioskop ada jatahnya. Belanja baju ada jatah dan waktunya. Semua pengeluaran benar benar diatur. Semua karena orang tua saya mengutamakan kebutuhan yang lebih penting yaitu : pendidikan untuk anak anaknya. Sedia payung sebelum hujan, sedia tabungan sebelum waktunya bayar biaya kuliah yang mahal :) Kira kira begitu.

Saat ini banyak pekerja malah tidak punya tabungan sama sekali. Ibaratnya hidup gali lubang tutup lubang. Ngga ada yang bisa disisihkan dan ditabung sama sekali. Padahal mereka yang saya maksudkan ini adalah pekerja dengan gaji diatas 5 juta sebulan ya (bukan yang berpenghasilan sangat kecil)

Kalau dulu umumnya wanita hanya jadi ibu rumah tangga, sekarang sudah banyak sekali rumah tangga yang berpenghasilan ganda. Suami dan istri dua-duanya bekerja. Dengan kata lain income masuk dari dua arah. Tapi wanita yang bekerjapun jadi susah menabung kantaran konsumerisme sudah jadi trend. Makan siang pergi ke food court di mall. Akhirnya jadi belanja karena tiap kali ada saja macam macam sale. Saat gajian waktunya bayar tagihan kartu kredit. Olala....

Kemajuan karir perempuan agaknya belum ditunjang dengan pemahaman akan manajemen keuangan yang baik. Sehingga tujuan dari 'bekerja' masih rancu juga. Yang tadinya untuk menambah pendapatan keluarga malah jadi buang waktu sia-sia karena tabungan keluarga tak kunjung terisi juga. Sudah mengorbankan waktu untuk anak dan suami tapi tetap tidak maksimal membantu perekonomian keluarga.

Inilah pentingnya PENDIDIKAN informal bagi wanita2 karir yang sudah cukup punya pendidikan formal itu. Pendidikan mengenai manajemen keuangan pribadi dan keluarga. Tujuan dan motivasi untuk ikut andil mencari nafkah dengan bekerja sudah ada. Sekarang tinggal dilengkapi dengan "tools" berupa pengetahuan untuk mengatur keuangan agar jerih payah kita tidak sia-sia.

Sebagai seorang ibu dari dua anak, setiap kali saya bekerja motivasi saya adalah : menabung untuk anak anak. Setiap tetes keringat saya adalah untuk anak-anak. Kalau anak-anak saya sudah cukup, ya untuk anak-anak lain yang kekurangan (Amin) Dan saya belajar memanage keuangan dari orang tua saya karena saya produk tahun 1969 jadi mungkin masi tradisional cara pendidikannya ya... Beda dengan jaman sekarang yang sudah jauh lebih moderen.

Melalui wadah SuperWomen ( @superwomenid )saya dan teman teman terutama IVANNA VERONICA akan berbagi pengalaman dan tips tips untuk memanage keuangan pribadi dan keluarga. Agar jerih payah dan waktu yg sudah kita korbankan tidak sia-sia. Dan agar semua tetes keringat kita bermuara bagi kepentingan orang yang sangat butuh support kita yaitu : anak anak. bagi yang belum punya anak tentu juga perlu menabung untuk hari tuanya atau untuk membantu orang tua.

Untuk wanita yang bekerja maupun berwirausaha pengetahuan manajemen financial ini sangat penting. Karenanya bagi yang merasa ingin memperluas wawasan soal menajemen keuangan bisa menghubungi kami di vinzainc@hotmail.com . Judul email : SEMINAR SUPERWOMEN. Nama anda akan kami masukan dalam guest list dan akan menerima informasi terkini apabila SUPERWOMEN team mengadakan workshop/seminar.


Wanita SUPER adalah wanita Beriman, cerdas, percaya diri-mandiri dan tetap setia pada kodratnya.

Hotel Room
AGENDA @SuperWomenID
KITA BISA!




Super Women ID adalah akun twitter yang dibuat oleh 4 perempuan yaitu saya, Deborah dewi, Fanny rahmasari dan Ivanna Veronica. Kami ber 4 berasal dari latar belakang yang berbeda. Saya psikolog, ibu dua anak yang sudah belasan tahun dan kelahiran tahun 1969 (hehehe faktor umur pengaruh loh) , Fanny Rahmasari adalah wanita profesional selebriti host yg lebih dari belasan tahun di dunia infotainment dan production house, Deborah dewi adalah generasi tahun 70-80 an yang mendalami bidang profesi unik yaitu Graphology sedangkan Ivanna Veronica adalah senior certified accountant and tax consultant.

Diantara semua perbedaan itu, ada kesamaan diantara kita yaitu : sama sama perempuan, sama-sama punya perjuangan berat saat meniti awal karir/kehidupan, sama sama punya keyakinan bahwa : Nothing is Impossible dan sama sama perduli terhadap sesama kaum wanita.

Sebagai rasa syukur kita yang sudah diberkahi mampu melewati semua ujian cobaan moril materil hingga berada di posisi seperti sekarang ini - maka kami ber empat berniat untuk mulai BERBAGI dengan sesama kaum wanita. Hal mana diawali dengan rasa prihatin kami (dan karena kami juga pernah berada di posisi itu dulunya) melihat KURANGNYA PERHATIAN terhadap pendidikan dan kesejhateraan wanita. Sedangkan wanita itu adalah aset yang sangat berperan menentukan kualitas generasi penerus bangsa (anak anak) dan juga berperan penting dalam kehidupan rumah tangga (termasuk mendukung suami . pepatah bilang : dibalik semua lelaki hebat pasti ada perempuan hebat? :))

Maka setelah beberapa kali jumpa dan menyamakan persepsi , kamipun mulai fokus pada langkah langkah kongkrit apa yang bisa kita lakukan untuk ikut sumbangsih (walau dalam skala kecil sekalipun) bagi sesama wanita?

Kalau dari saya pribadi, nomer 1 adalah IMAN. Pendidikan Iman itu penting (iman tidak sama dengan agama ya...) Pengetahuan Agama seseorang tidak menjamin orang itu menjadi orang yang beriman (dalam esensi seutuhnya). Maka Iman itu kemudian menjadi tanggung jawab individual bagi tiap orang sesuai kepercayaannya masing masing.

Jadi kemudian KAMI BER 4 fokus pada hal hal dibawah ini sebagai upaya nyata yang bisa diselenggarakan dan bermanfaat.

1. Pemahaman Diri

disini kami akan mengajarkan cara menganalisa diri sendiri. pepatah bilang : berikan kailnya jangan cuma ikan nya. Dengan bekal ilmu menganalisa diri sendiri, akan lebih mudah dan efektif bisa dipraktekan sendiri kapan saja dibutuhkan. Bagaimana kita berpikiran obyektif dan postif dalam menghadapi apapun.
Termasuk mengenali dan menerima/mengakui kekurangan kita. Tanpa itu kita tidak bisa memperbaikinya.

2. Jati diri dan Eksistensi

Pemahaman akan jati diri itu luas dampaknya. Jika kita mengenal diri sendiri maka kita tau kalau tujuan hidup orang itu tidak sama seragam. Kita tahu yang terbaik untuk kita tidak selalu sama dengan yang baik secara standard umum. Dari sini kita bisa mengatur strategi /blue print rencana untuk memperkokoh eksistensi kita di bidang mana kita sangat berpotensi. Mengexplorasi potensi diri secara maksimal dan darisana menumbuhkan rasa PERCAYA DIRI dan HARGA DIRI.


3. KODRAT WANITA

ini sangat penting sebab belajar dari semangat RA Kartini, wanita harus cerdas tapi tidak boleh lupa pada kodratnya. Karena kodrat wanita ini penting untuk generasi penerus dan juga keluarga/suami. Kodrat wanita adalah bagian dari Iman. Bagaimana cara perempuan menjadi PENDUKUNG/ berperan secara maksimal dan mendapat penghargaan yang layak dari kaum pria/suami dan anak anaknya.


Maka dengan agenda awal yang sederhana itu @SuperWomenID akan mengadakan acara2 dalam bentuk workshop dan seminar. Intinya : mengajak wanita untuk membangun komunitasnya dan networknya. Sekali lagi kami berusaha memberikan KAIL bukan IKAN. dan berharap Insyallah setelah mengikuti seminar dan workshop kami maka peserta kelak bisa menjadi unit unit kecil perpanjangan tangan dari @SuperwomenID di areanya masing masing. Sehingga ada efek Chain Reaction dan Snow Ball Effect. Mandiri dan tidak hanya "menunggu" untuk didatangi disuapi terus tetapi setelah diberi bekal dan kepercayaan diri peserta kemudian bisa menjadi "superwomen" sendiri.

Untuk melaksanakan semua itu tentu kami membutuhkan dukungan dan kepercayaan dari semua pihak. Dari sesama kaum wanita dan juga kaum pria . Bukankah priapun punya ibu dan lahir dari rahim perempuan? :) Agar pria dan wanita bisa menjadi seperti tangan kanan dan tangan kiri. Yang punya fungsi/kelebihan masing masing tapi akan lebih kuat apabila digunakan secara bersama.

Sebagai langkah awal kami mengharapkan partisipasi semua yang membaca AGENDA @SuperWomenID ini untuk membantu :

1. menyebar luaskan link Agenda @SuperWomenID ini disemua social media yang diikuti agar smakin banyak yang membaca, tersentuh, terpanggil (amin)

2. Meluangkan waktu mengisi SURVEY kami (diperlukan sbagai data base dalam menentukan topik seminar/workshop) Caranya : KIRIM EMAIL ke vinzainc@hotmail.com dengan Judul email : SUPERWOMEN. Kami akan mengirim survey yang tinggal diisi dan di email kembali ke alamat email yg sama.

3. Untuk Organisasi , badan usaha (kecil maupun besar) dan CSR - CSR yang mempunyai misi dan visi yang sama dengan @SuperWomenID, kami dengan senang hati akan mengakomodasi semua masukan dan supportnya. Visi dan Misi @SuperWomenID adalah : Creating Awarness and Solution to educate Women in a practical way in all aspect (health, education, children, business, financial etc)


Untuk saat ini @SuperWomenID masih ndompleng di blog saya :) Insyallah nanti akan lebih teroganisir. Yang berkenan menjadi Vlountere juga silahkan email ke vinzainc@hotmail.com dengan judul email : SUKARELAWAN lalu disertai nama kota dimana kalian tinggal.

Akhir kata, saya atas nama teman2 yang lain mengucapkan terimakasih. Semoga niatan ini baik untuk semua dan mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa.


wass
Zara Zettira ZR



Hotel Room

Thursday, November 15, 2012

RENUNGAN TAHUN BARU HIJRIAH
Hal Hal Sederhana yang bisa menjadikan kita Besar di mata Nya



Sambil nunggu driver datang menjemput, saya curahkan aja pemikiran saya semalaman menyambut hari Tahun Baru Islam. Bagi saya malam tahun baru Hijriah ini lebih penting daripada new years tahun masehi yang dijadikan patokan kalender internasional. Maknanya lebih dari sekedar pesta pesta taun baru sebaliknya lebih spiritual bagi saya.

Menengok ke belakang, saya menyadari menginsafi dan mengamini beberapa kesalahan dan kelalaian yang telah terjadi karena saya melupakan hal hal yang (sering dianggap) sepele. Padahal justru sesuatu yang besar selalu berawal dari yang kecil. Tapi seringkali kita (termasuk saya) nggak memperhatikan hal kecil. Mungkin saking kecilnya jadi ngga kelihatan/kelewatan ya? Dan fokus sama hal hal besarnya saja.

Contoh sederhana nya mungkin seperti ini. Saat kita menerima undangan pesta kawin orang yang kita anggap penting, maka kita heboh heboh mempersiapkan segalanya. Mulai dari baju yang akan kita kenakan, hadiah dan terakhir nyalon berjam jam. Tapi hal kecil tak terpikirkan yaitu : macet. karena lupa memprediksikan/memperhitungkan jam macet akhirnya kita malah telat datang ke tempat acara. Ini sekedar contoh saja. Masih banyak contoh kejadian nyata lainnya yang saya alami.

kegagalan kegagalan yang terjadi saya analisa dan akhirnya saya temukan penyebabnya adalah hal hal kecil.

Karena sebagian banyak pembaca blog saya adalah sahabat dari twitter, maka saya kasih contoh lagi yang berhubungan dengan twitter deh. Misalnya soal nge tweet. Saya suka baca tweet tweet yang berisi canda, kata2 bijak dan nasihat agama. Karena semua itu bagi saya positif ngga merugikan siapapun. Bukannya saya ngga perduli dengan keadaan sosial, tapi saya paling jengah membaca kritik kritik sosial. Apalagi kritik asbun (asal bunyi) dari orang yang ngga ngerti bidang yang di kritik sama sekali. Dengan kata lain sekedar latah belaka. Ikut ikutan - gampang terhasut atau plain stupid (bodoh). Walahualam lah.

Intinya, saya hanya menghimbau bahwa sekecil apapun followers kalian di twitter, cobalah men tweet hal hal positif dan berguna. Karena sekecil apapun sesedrahana apapun itu lebih baik daripada mencoba mendapatkan PERHATIAN BESAR dengan tweet tweet negatif. Memang yang negatif itu pasti akan dapat lebih banyak perhatian tapi tidak akan membawa perubahan apapun.

Yang kadang bikin miris itu melihat etika berbahasa di twitter. Aduh...kayanya kalo udah ngga suka sama orang kasaaarrr banget deh tweet tweetnya. Yang nge tweet anak muda padahal , tapi carta dia mengkritik/mencerca orang (yang jauh lebih tua) itu sungguh ngga mencerminkan sila ke dua (kemanusiaan yang adil dan beradab). kok ya bisa anak baru gede ngomong kaya gitu sama yang lebih tua ya? Kasarnya : tau apa sih kamu paling juga mbaca di internet tabloid etc. Ngga paham duduk perkara trus beraninya dengan tanpa etika menyerang orang di twitter. Kalau berani serang langsung aja hehehe jangan anonim di twitter.

twitter itu sangat bermanfaat untuk bertukar perasaan pengalaman dan lain lain. Tapi seperti yang udah sering banget sata TWEET, tetap ada etikanya. Kalau kita mau dihargai kita harus menghargai orang lain dulu. kalau si serang di twitter pasti kesel kan ? Nah sekalipun diserang jangan balas menyerang karena dengan balas menyerang akhrirnya kita kan jadi sama dengan orang yang kita "ngga suka" itu.

Adik adik yang mbaca ini harap maklum ya...walau Zara ini gaul tapi umur udah kepala 4 dan anak sudah dua. Boleh lah ya kasih nasihat dikit, anggap aja ini tante atau mamahmu yang lagi nasehati . menasehati karena sayang #Jiaaaahhh

Nah, bahasa/etika berkomunikasi secara lisan maupun tertulis adalah juga hal sederehana yang sering kita lupakan. Bahkan sudah sangat dilupakan. Padahal etika ini penting untuk menjaga hubungan baik dengan orang lain. etika juga bagian dari iman buat saya. Dan yang terpenting etika menunjukkan siapa diri kita. Jangan lupa, kalau mulut kita ini kasar yang jelek bukan cuma kita tapi juga orang tua kita ikut kena imbasnya - dianggap ngga becus mendidik anak. Bangsa kita juga kena imbasnya - dianggap bangsa yang ngga berbudaya (barbar/primitif) dan akhirnya agama kitapun kena imbasnya - agama apa yang umatnya kasar kaya gitu. jadi dampak perkataan perbuatan dan etika kita itu panjaaaaaaanggggg jadi jangan dianggap sepele.

Hal hal besar bisa muncul jika kita memperhatikan hal sepele seperti etika ini. Percayalah. Saya banyak dapat sahabat bahkan rekan kerja dari twitter karena memperhatikan etika loh. Kolaburasi, persahabatan bahkan job dan kerjaan juga beberapa manfaat soc med networking (twitter salah satunya) yang positif yang bisa kita dapat apabila kita memperhatikan etika kita.

Saya musti berhenti karena driver udah datang... Selamat Tahun Baru Hijrah bagi yang merayakannya.

Wass
Zara


Hotel Room

Sunday, November 4, 2012

REBORN
a novel at work by Zara Zettira ZR
BERI AKU KEKUATAN




Belakangan ini setiap kali saya mau berdoa saya suka malu sendiri. Malu sama diri sendiri dan sama Tuhan. Soalnya doa saya selalu panjang-panjang dengan berjubelnya permohonan permintaan dan keinginan keinginan yang belum terkabulkan . Saya tidak akan menyalahkan Tuhan apalagi berhenti percaya pada Nya. Justru saya jadi malu untuk berdoa. Dan mala mini saya memutuskan untuk berhenti meminta. Ya. Berhenti meminta dan mempersingkat doa saya. Karena keyakinan saya sebagai muslim, maka saya hanya membaca alfatihah malam ini. Saya rem mulut saya yang maunya selalu minta, minta dan minta terus. Saya tahan air mata saya yang biasanya ikut merembes seiring merembesnya kata kata permohonan dalam doa saya tiap hari. Ya , tiap hari sejak 2 tahun lalu. Sehabis alfatihah, mata tak kunjung mau terpejam. Ya Tuhan, maafkan saya, saya tetap harus memohon padaMu. Tapi kali ini saya janji, hanya satu permohonan saya : Berikanlah saya… KEKUATAN!



Katanya manusia adalah mahluk yang secara kodrati tidak pernah merasa puas. Satu keinginan tercapai hanyalah untuk melahirkan keinginan keinginan lain. Katanya hidup harus beryukur, berhenti di satu titik dan menikmati rahmat yang telah diberikan.

Sebagian dari kita selalu melihat ke atas. Berangan angan berandai andai menjadi orang lain. Sosok idola. Picture perfect world. Adakah? Sebagian lagi dari kita tidak sempat bermimpi karen a masih sibuk memenuhi kebutuhan hidup yang fundamental : sandang pangan papan. Sebagian kecil dari kita telah memiliki segalanya. Hidup di "perfect world'. Menjadi panutan idola dan impian banyak orang.

Pertanyaannya adalah, adakah yang namanya "perfect world"? dan apakah itu jaminan kebahagiaan yang sebenarnya? Pertanyaan berikutnya adalah : apakah kebahagiaan itu sebenarnya? Dan adakah hitungan "standard" sebuah kebahagiaan yang berlaku sama untuk semua orang? Apakah yang membuat orang lain bahagia akan membuat kita bahagia juga?


Mungkin Tuhan kasihan melihat saya tidak punya sahabat yang berwujud. Doa saya sejak SD yang tak pernah putus . Doa yang tiap hari makin panjang lantaran dengan bertambahnya hari dan usia bertambah pula keinginan saya. Doa permohonan yang akhirnya membuat saya malu dan saya hentikan. Saya ganti dengan alfatihah. Dan saya berhenti juga menambahkan daftar permohonan. Yang dulu aja nggak dijawab jawab masa mau nambah terus? Logikanya kan begitu. Tahu dirilah. Saya hanya minta satu : Kekuatan. Kekuatan untuk bertahan selama permohonan itu belum dikabulkan. Kekuatan untuk bersabar menunggu sampai ‘waktu’ pengabuland itu tiba. Kekuatan untuk tetap percaya dan tidak pernah kecewa pada Nya. Kekuatan adalah sesuatu yang sangat kita butuhkan dalam menjalani hidup. Dan insyallah dengan kekuatan kita bisa menjalani semuanya sampai pada tujuan yang kita inginkan.


Bila kita telah masuk dalam the perfect world, stagnan dalam syukur dan matinya rasa untuk 'mengingnkan sesuatu" apa yang akan terjadi? Bahagiakah? Ataukah sebaiknya kita jalani kodrat sebagai manusia yang selalu berlari dari keinginan satu ke keinginan-keinginan yang lain?

Ketika kita YAKIN maka kita bisa mengambil SIKAP dan menentukan PILIHAN. Momen itulah yang membuat PIA (tokoh utama novel ini ) mengambil sikap drastis. Menanggalkan baju kebesarannya dengan menutup sebagian aurat yang jadi modal kehidupannya. Mampukah ia temukan bahagia itu setelah menukar sebagian dari hidupnya dengan HIJAB? benarkah lelaki yang di cintainya menghargai pilihannya ini?


based on true story - enriched by wild and twisted imagination - inspirized by real lofe real people. REBORN - Beri Aku Kekuatan adalah cerita tentang dua manusia. Yang satu penuh ambisi dan impian - Yang lainnya telah memiliki segalanya dan berhenti membuat rencana. Dua yang berbeda - itulah yang membuat hidup menjadi hidup. Sebab tanpa perbedaan niscata hidup tak akan bergulir dan punya cerita...

Limited personal signed copy available soon!

for pre order info email to : vinzainc@hotmail.com

INVITING : amateur photographer/instagramer and amateur models to participate in the novel cover. For info send 3 of your portfolio/photos to vinzainc@hotmail.com



Saya merasa sungguh beruntung. Apalagi yang kurang dalam hidup saya? Sudah seperti hidup dialam mimpi. Bukan gee r kalau saya bilang saya ini cantik. Masyarakat dan kamera sudah mengakuinya. Buken gee r kalau saya bilang hidup saya ini lurus. Jangankan narkoba, alcohol dan rokok saja tidak pernah singgah dalam tubuh saya. Padahal dunia yang saya jalani, yang memberikan saya nafkah dan rejeki ini identik dengan hura hura dan party. Masa kecil saya memang cacat dan menyedihkan, tapi jika saya harus mengulang hidup saya, saya tidak keberatan menjalani masa kecil yang sama. Sebab penderitaan itu yang menjadikan saya seperti sekarang ini.
Dan sekarang saya punya kekasih idaman. Seorang dokter dari keluarga baik baik yang taat beribadah dan soleh. Kalau ingat tokoh si Boy dalam film Catatan si Boy beberapa decade lalu, kira kira seperti itulah Furqy. Ganteng, keren, berpendidikan, punya karir bagus , taat beribadah, lurus tidak neko-neko, hormat pada orang tua. Perfect!


Hotel Room

Sunday, October 21, 2012

MOTIVATOR nya para MOTIVATOR
Sebuah Catatan Skeptik tentang Profesi Motivational Speaker


Pertama tama , saya harap tulisan ini tidak menyinggung perasaan sebagaian teman baik yang percaya pada motivator maupun para motivator atau yang bercita cota jadi motivational speakers :) Ini hanya tumpahan analisa dan pikiran saya saja. Sukur sukur bisa menjadsi pencerahan bagi banyak orang.

Hampir 15 tahun lebih saya tinggal di Canada. Di negeri maju dimana yang namanya motivator itu sudah lama bermunculan tumbuh subur dan berkembang. Bahkan 10 tahunan lalu saja dokter chripractic saya sudah mulai berusaha ke arah sana. Menjadi seorang motivational speakers. Di berbagai media sudah banyak di kupas mengenai menjamurnya seminar seminar motivational dan semakin banyaknya muncul orang orang yang menjadi motivational speaker. Media menganalisa semuanya dan berkesimpulan bahwa : Motivational Speaker adalah the most wanted career nowadays. Kenapa? tentu saja karena iming iming "uang" yang tidak sedikit.

Motivator bisa dibilang sebagai "self made famous person" atau "self made Public figure". Beda dengan artis yang membutuhkan dukungan public dulu sebelum bisa famous. Dengan kata lain seorang artis terkenal karena masyarakat menyukai/tidak menyukainya. Sedangkan Motivator menjadi terkenal karena mereka memang membuat strategi agar "dikenal". Caranya? Ya memang tidak gampang. Tapi dengan banyaknya media media soc med online hal itu menjadi mudah sekali. Tinggal modal rajin nge tweet, bayar buzzer untuk nge RT dan get followers. Itu salah satunya.

Tapi yang menarik bagi saya adalah fenomena ini : apa kita ini perlu motivator untuk memotivasi diri? Bukankah motivator itu orang asing yang tidak mengenal kita? Dan karena itu juga semua kata kata bijak/motivational mereka sifatnya generik dong? Beda halnya jika kita pergi ke sebuah career coach. Dimana posisinya adalah one on one. si coach tadi punya data diri kita, mengenal kita, bicara dengan kita, menganalisa kita dan karenanya kemungkinan untuk mendapatkan "MOTIVASI" yang benar (di desain khusus sesuai karakter kita) menjadi lebih besar. Itu pertanyaan saya.

Beberapa kali saya melihat aksi panggung para motivator baik di workshop, dvd maupun di televisi. Sungguh (maaf) saya tidak termotivasi. Mungkin saking banyaknya buku-buku motivational yang saya lalap selama 15 tahun di Canada, kok kayanya semua yang di ucapkan motivator motivator itu pengulangan aja ya? hehehe. Dengan kata lain, sebenernya saya juga bisa kali jadi motivator kalau modalnya baca buku motivational sebanya mungkin, merangkum (aka nyontek) quote quote yang bagus kemudian menerjemahkan kedalam bahasa sendiri.

Dari 2 alinea diatas itu, kekhawatiran saya adalah "missleading" yg terjadi pada masyarakat pendengar setia dan pengikut setia (yang kadang bisa sangat fanatik loh!) yang mengkultus individukan motivator favorit mereka. Mereka mempercayai bahkan menjalankan nasihat nasihat yang diumbar secara generik dan dikutip dari orang lain pula. Menurut hemat saya, ini bisa berbahaya karena bisa menjadi sebuah "brain wash" yang dipercaya benar padahal belum tentu benar (belum tentu cocok buat semua orang / lingkungan/kondisi)

Satu contoh yang sangat sering saya tertawakan adalah kata kata ini dari seorang motivator : SEMUA BISA SUKSES. Aminnnn alhamdulilah. Tapi bukankah kita baru bisa merasa "sukses" jikia kita membandingkan diri dengan mereka yang "Gagal" ? Kalau semua sukses ngga ada yang gagal/kalah/tidak sukses harusnya "sukses' itu juga ngga ada dong ya? Sukses menjadi sesuatu yang "norma;" alias "biasa aja" kalau semua orang lantas jadi sukses? hehehe. Bingung ngga mbacanya? Mudah mudahan jelas ya...maksud saya. Ada orang Sukses karena ada orang yang tidak/kurang Sukses. Jadi kalau dibilang semua bisa sukses kok kayanya lucu ya?

Ditambah lagi secara psikologis dengan gaya orator dan pidato yang impresif, jorgan jorgan itu menjadi sangat MEYAKINKAN seakan sebuah JAMINAN. Saya akui untuk memberi semangat pada mereka yang sedang "down" ini upaya yang bagus. Namun untuk menjadi sebuah "kepercayaan" bisa berbalik menjadi senjata yang berbahaya juga :)

Ada sebuah contoh, teman saya yang rajin mengikuti workshop workshop motivational. Akhirnya dia jadi seperti kecanduan. bahkan jadi fans fanatik 2 motivational speaker. Dimanapun 2 motivational speakers itu membuat acara, dia pasti kejar dan ikuti. Dan benar sih, dia yang tadinya kurang percaya diri (karena pernah ketipu dan bangkut usahanya) kini jadi lebih percaya diri. Tapi.... yang menyedihkan kepercayaan dirinya itu tidak diikuti dengan PERBUATAN NYATA. no ACTION hanya menyerap kata kata insiprational para motivator tersebut. Mencintai secara buta tapi tidak menjalankannya. Akhirnya tahukah anda semua apa yang terjadi?

Karena sejak aktif jadi fans para motivator speakers itu , usaha dan bisnisnya malah jadi makin terlantar. Ilmu yang dia katanya dapat dari seminar2 motivasi itu kayanya ngga dijalankan. Akhirnya perusahaannya malah beneran bangkrut , uang habis buat buku seminar dll. Waktu tersita dan karena kepribadiannya berubah tak lama istrinya meninggalkannya. "mas Andi udah berubah mbak" begitu kata istrinya "Sayang perubahannya hanya baik buat dirinya sendiri, tapi ngga baik untuk bisnis dan keluarganya" tambahnya.

Tahukah Anda apa yang dilakukan teman saya setelah bener bener bangkrut gak punya apa-apa dan ditinggal istri itu? DIA MENJADI SEORANG MOTIVATOR! ahahaha Kebayang ngga kalau kelak dia menjadi terkenal? Pantes ngga kita mempercayai motivasi dari orang yang sebenernya cukma pinter cuap cuap tapi ngga menjalankan semua yang di cuap cuapin itu dalam hidupnya sendiri? Apakah itu teladan yang pantas ditiru dan layak memberi motivasi? Wooowww seraaaammm hehehehe

Saya tidak mengatakan semua motivator itu penipu atau ngga bener apalagi menjudge (ngga boleh menjudge orang ya...). Ada beberapa yang saya pribadi suka misalnya mas ANDRIE WONGSO. Saya tau persis jalan hidupnya perjuangannya dan sikap dia dan keluarganya seshari memang persis sama dengan apa yang dikatakannya di seminar seminarnya. Dengan kata lain he live his words. Juga MERRY RIANA itu fnatastis sekali dan dia sudah buktikan sendiri dengan prestasi nyata sehingga apa yang diajarkannya pada kita melalui seminar seminarnya adalah berdasarkan FAKTA dan karenanya menjadi ORIGINAL. Bukan hasi team research dari makalah atau seminar motivator lain hehehe

Inti dari curahan laptop ini adalah : Kita sebaiknya berhati hati dalam menelaah segala sesuatu. Jangan latah asal telen aja. Pilih dengan hati, lakukan dengan logika. Jika hati kamu bilang : sebaiknya kamu pergi ke workshopnya motivator X. pergilah kesana. Tapi sebelum kamu menelan dan menyerap kata kata bijak si X coba analisa dengan logikamu sendiri. Jangan sampai kamu menjadi orang lain (jadi copy an sang motivator ibaratnya) dan meninggalkan dirimu sendiri (yang sebenarnya punya banyak potensi - semua orang punya potensi! nah ini baru bener bukan semua bisa sukses hehehe)

Mau tau motivasi dari para motivator itu? Baca link ini : http://millionaireat24.com/top-30-motivational-speakers/


Salam hari Minggu
Zara yang lagi semedi ditemani Truffles







Hotel Room
GRAPHOLOGY
sebuah catatan after seminar bersama Deborah Dewi




Graphology merupakan salah satu cabang ilmu yang juga digunakan untuk “membaca” karakter diri seseorang melalui bentuk tulisan tangan. Menurut wikipedia, graphology adalah ilmu yang mempelajari tentang tulisan tangan. Graphology berasal dari bahasa Yunani, yaitu grafo yang berarti saya menulis dan logos yang artinya ilmu.

Sabtu siang itu entah kenapa saya kok ya bisa ngga ada acara, padahal biasanya selalu sibuk. Jarang saya ada waktu untuk menghadiri seminar - bahkan bisa dibilang saya termasuk orang yang paling males datang ke seminar dan lebih suka membaca buku dirumah jika ingin mencari tahu tentang sesuatu/buka wawasan. Tapi liwat twitter Jumat malam ngga sengaja saya kenalan dengan Debo yang ternyata pakar Graphology. Bahkan Debo konon satu satunya grapholog di Indonesia yang memiliki certifikat internasional.

Acara di Demang Cafe itu sudah mulai saat saya datang sedang rehat makan siang. Saya sempat ngobrol dengan Debo. Mungkin karena latar belakang saya adalah psikologi, obrolan dengan Debo enak sekali tek-toknya dan lancar dari segi pemahaman - kendati dilakukan dalam waktu yang lumayan singkat. Dan Debo membacakan analisa atas tulisan singkat saya yang bunyinya : I hope you still feel small when you stand besides the mountain (dalam tulisan tangan tentunya ya bukan ketikan hehehe)

Sungguh saya terkejut karena biasanya orang yang baru kenal dan hanya tahu Zara sebagai penulis/public figur akan punya persepsi umum yaitu : zara orangnya ramah (jiah) seneng ngobrol. lucu, blak blakan, cepet akrab, ceria, semangat bla bla bla bla deh pokoknya (yang kenal aku pasti setuju kaaannn? hihihi) Tapi Debo yang baru jumpa hari itu dengan saya malah punya analisa yang "mengejutkan". Saya sendiri kaget dan langsung kpelek klepek percaya akan kebenaran ilmu graphology ini. Karena bisa menyingkap sisi lain diri saya yang lebih dalam/privat yang selama ini tidak saya tunjukkan kepermukaan.

Kemudian lebih seru lagi menurut Debo sesorang bisa membuang sisi negatif dari karakternya dengan latihan merubah sebuah huruf yang dominan akan sisi negatif tersebut. Contoh : orang ujung tulisannya cenderung kebawah itu menunjukkan karakrer minder isecura kurang pe-de. Dengan latihan 10 menit perhari selama 21 sampai 30 hari jika kemudian berhasil merubah cara menulisnya karakter negatif tersebut bisa ikut lenyap! Jadi semacam terapi from outside to inside. Sangat beda dengan ilmu psikologi yang semua berawal dari "mind setting" alias inside untuk memperbaiki outcome (outside)

Saking tertariknya tulisan yang dianalisa Debo itu saya simpan dan hari ini saya mulai latihan 10 menit (sampe pegel karena udah jarang tulis tangan) membenahi dan mengubah huruf yang katanya memuat sisi negatif tersebut (yang ingin saya perbaiki sejak lama) Insyallah berhasil ya dan saya bisa menjadi manusia yang lebih berguna lagi dan bisa melakukan lebih banyak hal dan terobosan lagi dikemudian hari.

Sebagai rasa terimakasih, saya lalu mengajak Debo untuk membuat workshop bareng. Graphonogy dari Debo dipadu psikologi dari Zara. Mungkin akan menarik? Apalagi jika dipandu MC kondang dan kocak seperti Alvin Adam ? Ada masukan? Silahkan tulis masukan dan pendapat kamu tentang workshop Grapho-Phsyco Debo Zaran di kolom komentar jangan lupa sebutkan kota dimana kamu berada yaaaa

Untuk yang ingin tahu lebih banyak tentang debo ini websitenya www.askdebo.com



Hotel Room

Friday, October 19, 2012

LOE GUE END
Behind The Scenes - sebuah percikan hati




Alhamdulilah akhirnya film Layar Lebar Loe Gue End! selesai produksi dan akan segera hadir di cinema cinema 21 se Indonesia tanggal 1 November 2012. Saya yakin telah memberikan yang terbaik dan doa dari semua sahabat juga membantu proses produksi film ini ( Amin )

Pada saat shooting alhamdulilah tidak ada masalah yang berarti. Masalah selalu ada dan yang namanya ben trok salah paham ngambeg dan intrik intrik kerja bagi saya adalah hal yang biasa. Mungkin karena saya tipe orang yang "no offend" and "no hard feeling". Blak blakan. Kalo ada yang saya gak sreg ya langsung tercetus begitu saja baik di depan orangn ya langsung atau di depan pihak lain yang terkait. Jika selama produksi ada yang kurang sreg sama Zara, mohon dimaafkan ya. Berkumpulnya orang orang yang belum terlalu mengenal sifat pribadi masing2 memang pasti akan mengalami benturan benturan namun jika kita semua berhati legowo semua benturan itu justru adalah berkah yang mestinya membuat kita lebih saling mengenal satu sama lain. Kata pepatah : tak kenal maka tak sayang :) Semoga benturan yang terjadi selama produksi membuat tim Loe Gue End menjadi saling sayang satu sama lain.... (Sulit tapi bukan berarti mustahil)

Karakter sutradara AWI SURYADI yang kalem sangat membantu suasana. Walau ada juga momen si kalem ini rada "teriak" hehehe. Sementara yang udah biasa teriak-teriak malah lama lama gak diladenin. Kalo orang yang selalu diam, sekali teriak dikit aja langsung semua pada istighfar hehehe. Two thumbs up buat Awi, personally, I thanked you for making it happen. Gambarnya bagus dan beda dengan film film Indonesia lain (menurut saya pribadi ya)



Penulisnya juga harus saya kasi TWO THUMBS up, mas ARCHIE HAKIGERY yang menyempurnakan novel saya menjadi singkat padat dan memberi ruang berkarya bagi sutradaranya. Without you all of this will not happen bro!

Rekan produser , Uncle Chandir yang dengan ke wise an dan kesabarannya, panutan saya dan REM saya saat mengalami frustrasi dan mangkel yang tak tertahankan menjalani 17 hari shooting LGE. Nisha yang multitasking dan "adem ayem" : you are bigger than you think you are girl!

Tak lepas bantuan dari sahabat sahabat lain yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu. Mohon maaf kalau ada yang lupa di mention tolong Zara nya diingatkan. ADE ANDRINI dari Bird Cage (dan sis Chu Chu ) bro MIKE LEWIS dan direksi NEGEV RESTO serta teman gokils dari MRA group sang media partner kami. Juga dari TOP1 oil untuk billboard spots nya. Jangan kapok ya bantu Zara..... terimakasih atas pengertiannya akan ketidak sempurnaan produksi kami ini (kan ga ada yang sempurna di dunia ini ya, yang jelas kami sudah mengusahakan yang terbaik namun masih ada celah celah kesalahan juga disana sini) Mba dewi dan Pak DANNY dari SSR School academy yang telah berbaik hati Insyallah kedepannya kita bisa bekerja sama ya berkolaburasi dalam satu produksi?

Belasan tahun saya mendalami (dan hidup) dari dunia produksi film (dan sinetron) tapi baru kali ini saya secara intens terlibat langsung dari nol sampai akhir. Akhirnya kehabisan nafas juga sehingga saat Road Show tak bisa ikut hadir. Untung ada mas ERRY WIBOWO dan CASKO yang sangat mensupport roadshow kami di Semarang Yogya Magelang surabaya dan Bali. Trimakasih trimakasih semoga Allah membalas kebaikan mas Erry dan Casko sang pemegang rekor foto Muri ini.

Kalau ada salah ketik mohon dimaafkan ya para pembaca sekalian.

Saatnya Zara semedi lagi move on to my next project - my dream - yaitu VINZA INC, bersama sahabat jiwa IVANNA menuntaskan kerjaan yang selama ini tertunda karena menyelesaikan Loe Gue End!. Mengapa saya full focus di LGE karena saya punya tanggung jawab moril kepada sang pemilik cerita (ALANA) dan pembaca novel Loe Gue End! Mudah mudahan kerja keras ini tidak mengecewakan dan membawa KEBAIKAN untuk bersama sesuai missinya : SAY NO TO DRUGS (untuk ini saya berterimakasih pada YAYASAN STIGMA dan sis IRINE ROBA yang telah mengenalkan saya dengan WULAN STIGMA) Terharu saya saat sakit sakit Wulan masih sempat ke lokasi men supervisi adegan adegan yang berkaitan dengan narkoba. Support dari BNN via mas FIRMAN GANI juga harus saya syukuri. Semoga film ini bisa menyentuh hati generasi muda bahwa : THE DREAM LIFE STYLE with alcohol drugs and party all the time lebih baik disimpan dalam dream saja - sebab BAYARANNYA terlalu mahal untuk semua itu. Be yourself! We dont need drugs to be happy and content. All we need is an understanding to who we really are and what is our purpose of life.

Di usia yang ke 43 ini, sebagai ibu dari 2 anak yang memasuki usia remaja, keprihatinan saya akan bahaya alkohol narkoba dan life style anak muda saya tumpahkan dalam LOE GUE END! END your relationship with drugs today! watch the trailer HERE :






Wass
Zara Zettira ZR

Hotel Room

Monday, June 18, 2012

Loe Gue End!
From email to big screen





Untuk yang belum tahu, Loe Gue End! Adalah kisah nyata yang dialami penulis novel Zara Zettira ZR. Saat ia memutuskan untuk kembali ke tanah air setelah lebih dari 15 tahun bermukim di Canada. Serentetan email dari penggemar (yang jarang dia buka lantaran kesibukan pindahan) menarik perhatiannya. Email berseri yang dikirim oleh seseorang yang mengaku bernama Alana itu akhirnya di tuliskan kembali dalam jalinan cerita dalam Blog www.zarazettirazr.blogspot.com
Melalui media social networking Blog dengan cerita Loe Gue End! Yang dimuat berseri dan berkesinambungan itu menjadi sebuah fenomena dengan angka hit counter yang rata-rata diatas 20 ribu hits perhari. Beberapa perusahaan mulai melirik blog itu dan menawarkan kerjasama memasang iklan namun ditolak dan akhirnya diarahkan untuk mensponsori penerbitan novel Loe Gue End! Atas permintaan pembaca blog maka Zara meneribitkan sendiri novel tersebut dibawah bendera penerbitan baru VINZA INC. Penjualan novel secara direct selling (tidak melalui took buku) mencapai angka cukup mengejutkan sekitar 60 ribu copy. Setelah cetakan terakhir barulah novel tersebut masuk ke jajaran took buku hingga sekarang.




Dari novel yang dalam kurun waktu 4 bulan itu mencapai angka penjualan diatas 60 ribu copy maka mulai banyak produser melirik untuk membeli film right Loe Gue End! Akhirnya Ganesha Production yang mengena di hati sang pemilik copyright dan dimulailah proses pembuatan film layar lebar Loe Gue End! Dengan visi yang cukup berbeda dengan film-film life style anak muda lainnya.
Loe Gue End! Adalah sebuah potret realita pergaulan anak muda dari kalangan atas-atas. Konon orang menggunakan narkoba atau miras untuk melarikan diri dari persoalan hidup atau menekan stress. Namun faktanya tidak sesederhana itu alas an yang membuat anak muda terjerumus menjadi pemakai narkoba. Mereka yang telah dan bisa memiliki segalanya sebenarnya tidak perlu menggunakan narkoba – karena toh mereka hidup tanpa problema. Jadi ada faktor faktor lain yang membuat manusia bersahabat dengan narkoba.
Sisi manusia sering dilupakan dalam penanggulangan masalah narkoba khususnya dikalangan anak muda. Mengapa anak muda yang disorot ? Karena merekalah benteng pertahanan masa depan bangsa ini. Jika sejak muda terjerumus maka sulit bagi mereka untuk menjadi manusia dewasa yang bebas narkoba. Angka keberhasilan REHAB yang didapat dari sumber Yayasan Stigma dan sumber0sumber data lainnya rata-rata menyebutkan 10% saja tingkat keberhasilan rehabilitasi. Sisanya akan kembali menjadi pemakai begitu keluar dari rehabilitasi.
Kesulitan untuk melepaskan diri dari cengkraman narkoba inilah yang berusaha dikupas secara lebih detail dalam Loe Gue End! Dengan kata lain mengatasi masalah narloba bukan sekedar tugas aparat menggerebek dan menangkapi para penyelundup pengedar dan bandarnya saja. Bukan hanya “Barang” nya yang di cari dan disita atau pengedarnya yang dipenjara. Tapi yang lebih penting justru pembinaan manusianya khususnya generasi muda. Jika ada kebutuhan (permintaan) maka ada penyediaan. Itulah hokum ekonomi. Suplai ada karena demand ada. Jadi “demand” alias “kebutuhan” akan narkoba inilah yang harus klebih diberi perhatian. Bagaimana caranya menghimbau generasi muda agar tidak muncul “keinginan” untuk mencoba sama sekali?
Pengalaman adalah guru yang terbaik. Belajar dari pengalaman orang lain seringkali adalah jalan terbaik. Pengalaman dari Alana yang kini diangkat ke layar lebar diharapkan bisa memberikan gambaran audio visual lebih detail dari sekedar tulisan dalam novel. Dan kiranya bisa menjadi sebuah pengalaman yang bisa menjadi pelajaran atau acuan bagi kita semua agar jangan MENCOBA dan jauhilah narkoba karena resikonya sangat besar diluar bayangan atau persepsi kita selama ini. Loe Gue End! Juga menampilkan problema psikologis yang dialami generasi muda pada umumnya melalui karakter 6 sahabat Alana.
Setiap manusia punya latar belakang berbeda dan kehidupan yang berbeda. Namun pada hakekatnya persoalan bathin anak muda bisa diambil kesamaan yang mendasar. Apakah problem mendasar yang sering menjadi trigger (pemicu) kebutuhan akan narkoba dan miras? Semoga jawabannya bisa di temukan di film Loe Gue End!


NOTE : 2 foto yang nyelip diatas adalah 2 CASTS yang ON BOARD yaitu SYS NS (sebagai Papa Alana) dan Tracy (sebagai Santika)





Hotel Room

Saturday, June 16, 2012

LOE GUE END! The Movie Update
Reading days....





Kalau ada yang mengira bikin film itu cepet atau mengira kerjaan artis itu enak dan gampang , pasti berubah pikiiran sehabis baca artikel ini. Untuk yang udah tau, silahkan baca juga ya...he he he

Setelah artis artis terpilih maka step selanjutanya adalah READING yang dipimpin oleh ACTING COACH. Setelah beres urusan sign contract langsung deh mereka menerima schedule "reading" alias latihan pendalaman karakter. Selain mendalami karakter yang diperankan Coach juga akan menjalin "chemistry" antar pemain. Maklum, beberapa orang yang belum pernah main bareng (bahkan ada juga yang baru kenal di produksi ini) pasti kan kagok untuk bergaya akrab. Dalam Loe Gue End! dikisahkan 7 sahabat yang sudah sekian lama menjalin persahabatan yang begitu kompak sampai sudah seperti saudara sendiri. Karena itu factor chemistry jadi sangat penting. Kebersamaan dan seringnya menghabiskan waktu bersama saat Reading Session akan banyak membantu menuimbulkan suasana akrab itu nantinya.

Dalam pre prod Loe Gue End! , ada beberapa kendala diantaranya lokasi reading yang tadinya dilakukan di kantor dirasakan terlalu jauh bagi sebagian besar talents (artis). pada hari pertama yang telat hampir semua karena macet dan kejauhan . belum lagi yang pada nyasar gak bisa menemukan alamat yang dimaksud (kan ada google maps ya buat smartphones and android hello.... hehehe) Jadi akhirnya untuk kenyamanan bersama dan mengikuti suara terbanyak (kita demokratis lho di produksi ini LOL) maka dicarilah lokasi reading yang posisinya tak jauh dari rumah talents yang bersangkutan yaitu di Jakarta Selatan.

Mba Line Producer Santi dan Mba Casting kita Sarah dari Headline Talent Management akhirnya sepakat memilih Studio Gaharu di bilangan Cipete sebagai markas team Reading. Hasilnya cukup memuaskan karena lebih efektif menurut mas ADJIE acting coach kita waktu keterlambatan hadir menurun drastis hehe walau tetep ada aja sih yang telat karena kesibukan lainnya. Namun membandingkan dengan produksi produksi sebelumnya, talents Loe Gue End menurut saya pribadi cukup on time dan kooperatif. sesekali saya mampir ke lokasi gaharu untuk ngobrol-ngobrol santai dengan semua. Maksudnya kalau ada keluhan atau kendala apapun bisa diomongin secara santai dan suasana CUR COL langsung sama bu Produser (saya maksudnyaaaaaaa )

Berikut beberapa gambar gambar yang saya curi saat Reading hari ke 4.








SEKIAN CATATAN SAYA DAN MPOK SARAH dari Reading locatiooooonnnn . Salam...





Hotel Room

Thursday, June 14, 2012

WAJAH-WAJAH di LOE GUE END!

Setelah melewati proses casting yang cukjup lama (2 bulan lebih) dengan bantuan HEADLINE Talent Management mas Reza dan Mba Sarah kerja keras melakukan casting untuk mendapatkan pemain-pemain yang karakternya sesuai dengan keinginan saya (penulis alias pencipta karakter) dengan masukan dari mas Awi Suryadi sutradaranya, Chetan yang produser sekaligus creative directornya, Nisha dan juga "Uncle"

Dari sekian banyak yang kami rasa cocok terbentur dengan berbagai kendala, terutama SKEDUL dari artis yang bersangkutan. Jadi kalau banyak yang nanya "Mbak kok ngga pake artis A or artis C sih?" inilah jawabannya kenapa kadang saya mau si A tapi ngga bisa. Salah satunya karena skedul. Kedua karena sudah exclusive kontrak dengan sebuah production house. Ketiga karena juga tentunya tak lepas dari budget produksi he he... (jujur dot com)

Di detik detik terakhir akhirnya terpilih sebagai main cast : Nadine Alexandra (ALANA) Dion Wiyoko (RADIT) dan Dimas Beck (TIMO)

dan nama nama Claudia Hidayat sebagai ADRIANNA, Manohara Odelia sebagai VIRA

Ada sebuah 'twist" di filmnya (inilah kehebatan mas Archie Hakigery dalam menginterpretasikan novel saya) yang membuat surprise dengan kehadiran saya Zara Zettira sang penulis di dalam jalinan cerita yang saya percayakan pada AMANDA SOEKASAH. Thanks sis.

Di dalam film ini juga sahabat-sahabat selebriti saya, sahabat masa kecil saya akan tampil sebagai CAMEO. Indahnya berbagi...indahnya punya sahabat banyak yang siap membantu dan mau partisipasi dalam karya saya. Mas Katon Bagaskara, Mike Lewis, Ade Andrini insyallah akan tampil juga.

Sahabat lain yang akan membantu kami adalah WULAN dari STIGMA sebagai advisor drug related scene dan mas Maman Suherman wartawan senior yang akan membantu kelancaran acara pres con kami.

Masih banyak terimakasih yang mau saya sampaikan...tapi kita sambung di catatan berikutnya yaaaaaa. For now...here are the faces that will be transformed into Loe Gue End! Character!!!















Hotel Room
DIBALIK SEBUAH KARYA PASTI ADA MISI
Loe Gue End! The Movie dan narkoba





Sebelumnya, terimakasih untuk Irine Roba yang telah membantu dan memahami visi saya untuk mendapatkan sebuah wadah anti narkoba yang disemangati oleh anak muda dan kalau bisa mantan pecandu narkoba.

Melalui sinetron bernafaskan religi yang dibintangi Tamara Blezinsky beberapa tahun lampau, sebenarnya saya telah tertarik pada benda yang katanya "maksiat" yang berjulukan narkoba (narkotik dan obat obatan yang menyebabkan kecanduan) . 15 tahun lebih di Toronto saya banyak mengamati cara cara pemerintahn dan lembaga swadaya masyarakat menanggulangi bahaya ini - tanpa alasan yang jelas. Murni sebuah ketertarikan. Karena bagi saya cara penanggulangan narkoba kadang seperti buah simalakama. Di Canada sempat ada pro kontra saat disediakannya "shot room". Semacam 'smoking room" tapi bukan untuk merokok melainkan untuk "ngedrugs". Disana bahkan disediakan alat suntik steril baru. Tujuannga: mencehag penularan penyakit berbahaya (HIV or AIDS misalnya) melalui penggunaan jarum suntik para pecandu narkoba. Namun kesannya seperti "memfasilitasi" para narkoba melakukan kegiatan berbahaya itu. Sama halnya seperti memberikan kondom pada remaja SMA. Terkesan mendukung dan membenarkan sex bebas pra nikah. Tapi kalau kita lihat dari sisi lain tindakan itu sebenarnya ada bagusnya. yaitu 'meminimalisir" resiko lanjutan dan menerima fakta yang ada.

Kenyataan ini barangkali yang membuat saya tertarik selalu mengamati. bahkan acara tv INTERVENTION tak pernah saya lewatkan. Jika saya tanya pada diri sendiri, apa alasan saya tertarik? Saya bukan pecandu, tak seorangpun keluarga saya pecandu, dengan kata lain tidak ada pengalaman traumatis yang bisa jadi alasan ketertarikan saya. Jadi barangkali jawaban yang pakling tepat adalah : it was meant to be. Mungkin ketertarikan itu adalah sebuah insiprasi...petunjuk.. bahwa saya bisa melakukan sesuatu (walau kecil) melalui talenta saya, untuk membantu penyuluhan penanggulangan masalah ini.

Di sebuah sore saya berbincang dengan Wulan yang mantan pemakai (pakaw istilahnya) dan kini telah berhenti total dan bahkan membidani lahirnya STIGMA sebuah yayasan orgnaisasi yang bergerak dibidang penanggulangan narkoba dan manusianya. Faktor manusia ternyata sering dilupakan. Sehingga penanggulangan narkoba menjadi identik dengan "kekerasan". Percakapan serius namun terasa hangat dari hati kehati - seakan berbagi pengalaman. Saling menjawab, saling bertanya.

Di usia saya yang sudah 42 tahun (going on 43!!! Oh my God how time flies!) saya tentunya menyaksikan lebih banyak kasus kasus narkoba di beberapa jaman yang mungkin Wulan belum lahir :) Tapi mendengar cerita dari mantan mantan pemakai sungguh sebuah journey yang berharga buat saya. Sama halnya ketika saya mendengar cerita dari ALANA (penutur ide cerita Loe gue End!)

Singkat kata, akhirnya saya meminta dukungan STIGMA yayasan yang dikomandoi oleh Wulan, untuk menjadi pembicara - penyambung misi saya dibalik novel berkemas Life Style Anak Muda Socialite Metropolis. Semoga dari sebuah karya yang "HITS" dan disuka, kami bisa menyelipkan sebuah "pesan dan makna" tanpa sama sekali menggurui. Bagi saya pribadi, lebih baik menyampaikan 1 pesan yang bisa mencapai ribuan orang daripada berusaha menjejalkan ribuan pesan dalam karya yang hanya dinikmati 10 orang.

Sebuah iklan yang elegan biasanya lebih mengena dan menyentuh konsumen ketimbang iklan yang "hard core" sehingga terkesan "norak" dan ketahuan banget itu jualan. Maka harapan kami semua yang berada di jajaran produksi film Loe Gue End! adalah semoga pesan yang tersirat secara halus ini bisa dinikmati dan diresapi lebih dalam. Karena Loe Gue End! adalah sebuah fakta - potret dari ketidak perdulian atau ketidak tahuan kita akan bahaya narkoba.

Menjelang hari ANTI NARKOBA 26 Juni nanti, kiranya kehadiran Loe Gue End! timingnya cukup tepat (tanpa disengaja juga! saya baru tahu hari ini saat ketemu Wulan tentang hari anti narkoba dan kekerasan sedunia itu! Subhanallah kok bisa pas?) Karena Loe Gue End! Insyallah akan memulai shooting tanggal 23 Juni ini. Mohon doanya agar melalui sebuah media hiburan (bukan penyuluhan loh ya...) kami bisa menebar pesan dan meningkatkan 'awarness' alias keperdulian kita akan adanya bahaya ini . Dimana saja kita berada, siapapun kita tua muda kaya miskin, semua terancam. Dan bagi yang telah terperosok masih ada jalan keluar. Kita semua sama... bedanya ada yang adicted dengan nharkoba ada yang adicted (ketagihan) korupsi, ketagihan alkohol, ketagihan judi, ketagihan internet , ketagihan video game. dan sebagainya.

Saya yakin di hati kecil semua Pengguna/pecandu narkoba ada sebersit rasa bersalah dan keinginan untuk berhenti-keluar dari lingkaran setan itu. So hang on there... you are not alone because we are here to help those who are seeking for help....


Salam Loe Gue End!



Hotel Room

Tuesday, June 12, 2012

UP DATE!!! READ ALL ABOUT IT!!!




CASTING LOE GUE END! The Movie


Proses casting memakan waktu cukup lama hampir 2 bulan disamping proses penulisan scenario. Sebelum memutuskan ada beberapa nama penulis dan sutradara yang kami ajak ngobrol. Bahkan scenario juga ditulis oleh 2 penulis sebelum akhirnya kami merasa SREG dengan tulisan sang SUHU mas ARCHIE HAKIGERY. Sepertinya si mas ini yang paling pas visualisasinya mengenai isi novel ini. Bahkan saya salut karena mas Archie member sudut pandang baru yang FRESH dan memperkaya nuansa filmnya nanti. Kenapa Zara ngga nulis sendiri skenarionya? Pasti pertanyaannya kan gitu ya secara aku sendiri penulis hehe. Karena aku takut terjebak dan bias dengan novelku. Karena sebenarnya penulisan novel dan scenario film itu sangat beda. Di novel cenderung memperpanjang dan member sebanyak mungin detail secara “bahasa” agar pembaca bisa membayangkan. Sedangkan di film kita harus memikirkan visual dan flow cerita agar penonton tidak bosan dan selalu penuh surprises dari adegan ke adegan . Menjelaskan tanpa member tahukan ending (jangan sampai ketebak tapi cerita tetep harus ngalir jelas- susah kan? Hehe) Karena novelnya aku yang nulis maka scenario sebaiknya orang lain agar ada PENAMBAHAN MAKNA dan PENYEMPITAN materi . Kata lainnya ada “nafas baru” begitu kira kira.

Sutradara yang paling SREG dengan scenario mas Archie adalah mas Awi. Kelihatan sekali kalau sutradara semangat setelah baca skenarionya! Dan semangat (passion) itu nantinya akan semakin MEMPERKAYA lagi jarya film nya. Alhamdulilah. Akhirnya tim inti sudah dapat sekarang tinggal casting. Casting kami putuskan di handle oleh Headline talent Management yang dikomnadoi oleh Reza dan Sarah. Jadi semua proses dilakukan di Headline head quarter di bilangan Bangka-Kemang. Tim penulis produser dan sutradara member masukan dan yang nanti mencari adalah casting officer.

Beberapa nama muncul dan gugur. Yang tadinya kita anggap cocok ternyata setelah audisi kurang oke. Yang tadinya ngga oke bisa bisa setelah audisi malah keliatan oke. Belum lagi soal skedul artis . Kebanyakan mentok di sekdul artis yang bersangkutan. Ada yang hanya bisa shoot 3 hari, 5 hari dan sebagainya yang nanti akan mengganggu kinerja shooting yang telah disusun tim Mas Awi. Akhirnya Alhamdulilah nama-nama inilah yang terpilih. Semuanya tinggi badannya hampir diatas 175 cm, hehehe .


Alana : Nadine Alexandra Perempuan 22thn, cantik, indo, tubuh

Zara Zetira : Amanda Soekasah

Papa Alana : Frans Tumbuan

Timo : Dimas

Lina : Kelly

Radit : Dion

Adriana : Claudia Hidayat


Selebihnya aku simpen dulu ya untuk surprise dan UPDATE berikutnya. Ikutin terus blog ini, dan please bantu RT kesitus dan milis tetangga yaaaa . Karena selain artis aku juga akan undang beberapa FOLOWERS Twitter untuk ikutan shooting sebagai CAMEO dan EXTRA. Berminat? Nanti diumumkan jadwal dan syarat2nya….

That’s it for now…

Hotel Room

Monday, June 11, 2012



LOE GUE END! The Movie - FINALLY!



Good things comes to those who waits (hal hal bagus datang pada mereka yang sabar menunggu waktunya)
Kata-kata itu salah satu wejangan almarhum ayah saya - obat sabar dikala saya ngga sabaran (maklum waktu itu kan masih muda ya hehe skarang sudah sabar banged)
Ketika novel Loe Gue End menjadi best seller direct selling (dijual direct tidak titip or konsinyasi di toko buku) dan blog inipun mencapai hits yang sempat membuat saya dikontak google (ehem) - mulai banyak produser yang menghubungi saya untuk membeli hak cipta film (movie right) nya.
Beberapa diantaranya sempat ketemu dan ngobrol cukup serius dan saya pertimbangkan. Tapi semua mental. Bukan karna saya jual mahal atau sok tau, tapi karena saya punya tanggung jawab pada smua pembaca novel ini. Jadi saya harus bisa terlibat langsung dalam produksi - ga bisa hanya jual right terus menyerahkan semua pada produser.
Pembaca setia saya pasti tau kalau ciri khas tulisan Zara adalah: selalu beda-beda gayanya ! Hihihi. Demikian halnya sebagai juga insan perfilman maka saya ingin membuat film yang BEDA. Baik secara cerita dan look (visualnya) dan pemain2nya juga.
Alhamdulilah sejak launching nov 2011 lalu akhirnya Maret 2012 saya bertemu dengan teman lama sebut saja inisialnya C (jiaaahhh misteri banget ya kaya Alana aja!!! ) Sebelum bicara soal Loe Gue End kami sering ketemu untuk ngobrol2 biasa dan ternyata banyak kecocokan!
Dalam sejarah perjalanan karir saya, hampir semua urusan bisnis dan kerja berawal dan berdasar pada persahabatan. Persahabatan yang bisa kita dapat darimana saja, selama kita tidak judgemental dan menggunakan hati serta sedikit pertimbangan rasio tentunya. demikian juga awal pertalian kerjasama saya dengan si C ini :) Sebut aja Ganesha Picture yaaaaa hehehe. Dari persahabatan muncul kecocokan termasuk dalam mendisuksikan novel Loe Gue end! terakhir tumbuh kepercayaan. Bahwa dengan visi yang sama insyallah harapan saya untuk film Loe Gue End! bisa terwujud.
kamipun ber partneran dengan kata lain semua diputuskan bersama dan saya punya keterlibatan langsung sejak awal. Mulai memilih pemain sutradara dan sebagainya kita putuskan bersama dengan kesepakatan suara terbanyak.

Hasilnya, setelah 2 bulan kini OFFICIALLY Loe Gue End the movie akan start shooting tanggal 23 Juni 2012 Insyallah release di bulan october 2012. IKUTI terus info pemain, dan behind the scene NEWS gress di blog saya ini!!! Doanya juga kami harapkan. Insyallah Loe Gue End! menjadi sebuah karya film yang bisa diingat dan melegenda seperti karya serial radio saya dahulu yang difilmkan berjudul Catatan Si Boy.

penulis skenario Loe Gue End! adaah mas Archie Hakigery dan Sutradaranya mas Awi Suryadi. Pemain pemainnya? Tunggu blog berikutnya ya!!!!


Hotel Room

Sunday, April 1, 2012

APRIL rain brings MAY flower

Setelah lama gak aktif di blog , twitter, facebook dll social networking akhirnya... I am back!! Woohoo!! Semangat memasuki Aptil untuk menyelesaikan yang tertunda karena komitmen dan kesibukan di televisi swasta dimana saya bekerja full time sejak 2012. Diantaranya menyelesdaikan Novel MIKHA TAMBAYONG, novelnya NICKY TIRTA, novel SANG PRAMUGARI (Graceee yuhuuu dimanakah dirimu??? lol ) dan yang paling seru adalah : Persiapan Shooting FILM LOE GUE END! yang diangkat dari novel best sellerku (alhamdulilah) dan diterbitkan dibawah bendera VINZA Inc.

Stay tuned all!!! Zara's blog is BACK!!!

Masukan2 untuk pemain yang pas untuk karakter karakter di Loe Gue End! ditunggu di twitterku @Zarazettirazr
Jangan lupa hastag dengan #LoeGueEnd dan #LGE yaaaaa karena ada 25 novel LOE GUE END! GRAATISSSS untuk yang TERBANYAK Melakukan RT/mentioned hastag tersebut selama bulan APRIL. Dont worry, tim social networking ku akan menghitungnya dengan CERMAT! jadi jangan lupa kasih SARAN PEMAIN dan cantumkan hastag #LGE dan #LoeGueEnd di twitter @zarazettirazr selama April ini!!!

Ciao!



Hotel Room